SOP ยท Modul Aset โ€” ERP Next1

Alur Kerja Pencatatan Aset Gudang

Panduan singkat untuk tim yang menginput & memutasi aset. Berlaku sejak v1.0.30 โ€” aturan status kini lebih ketat, dokumen ini menjelaskan kenapa dan bagaimana.

1 Dua Gudang Aktif

Setiap aset "Di Gudang" tercatat berada di salah satu lokasi berikut. Pastikan gudang dipilih dengan benar saat input aset baru โ€” memindahkan aset antar gudang setelah itu memerlukan langkah Transfer (lihat bagian 4).

GDG-JKT
Gudang Jakarta
Menara Rajawali, Jakarta Selatan
GDG-HO-SBY
Gudang HO Surabaya
Graha Pena Building, Surabaya

2 Dua Jenis Aset โ€” Beda Cara Perlakuan

Sistem membedakan aset berdasarkan apakah punya nomor seri unik atau tidak. Ini menentukan mutasi mana yang boleh dipakai.

TipeContohCara Kerja
Ber-Serial Router, ONT, Switch, kartu SIM 1 unit = 1 baris data. Yang berpindah adalah status unit itu (Di_Gudang โ†’ Terpasang โ†’ dst).
Stok / Non-Serial Kabel UTP, konektor RJ45, baut, klem Dicatat sebagai jumlah. Yang berubah adalah angka stoknya, status tetap "Di_Gudang" terus.

3 Alur Status โ€” Aset Ber-Serial

Ini alur paling sering dipakai: router/perangkat masuk gudang, dipasang ke site pelanggan, lalu suatu saat ditarik kembali.

Di_Gudang โ†’ Terpasang โ†’ Di_Gudang
MutasiSyarat status awalEfek
DeployDi_GudangStatus jadi Terpasang, aset tercatat di site tujuan (Perangkat Site otomatis dibuat)
ReturnTerpasang / DipinjamStatus balik ke Di_Gudang. Bisa pilih gudang tujuan (default: gudang asal)
PinjamDi_GudangStatus jadi Dipinjam (dipakai internal, belum resmi terpasang di site)
RusakBelum DisposedStatus jadi Rusak โ€” aset lepas dari site manapun
DisposedBelum DisposedAset dihapus dari peredaran (afkir permanen)
โš  Aturan baru yang paling sering "ketangkep" Deploy hanya bisa dari status Di_Gudang. Kalau aset masih Terpasang di site A dan mau langsung dipindah ke site B, jangan Deploy langsung โ€” Return dulu, baru Deploy lagi ke site baru. Sistem tidak akan mengizinkan lompat status.

4 Pindah Gudang โ€” Transfer

Kalau aset (ber-serial atau stok) perlu dipindah dari Gudang Jakarta ke HO Surabaya atau sebaliknya โ€” bukan dikirim ke site pelanggan โ€” gunakan mutasi Transfer.

5 Alur Stok โ€” Barang Non-Serial

Untuk kabel, konektor, dan sejenisnya โ€” statusnya selalu "Di_Gudang", yang berubah cuma angka stok.

MutasiEfek pada stok
MasukStok bertambah (barang baru datang / kembali dari retur)
KeluarStok berkurang (dipakai di lapangan, dijual, dll โ€” tanpa lewat Berita Acara)
DeployStok berkurang sejumlah yang dipasang
TransferStok berkurang di gudang asal, bertambah di gudang tujuan
โœ“ Cara paling rapi mencatat material terpakai Kalau kabel/konektor dipakai teknisi saat instalasi, jangan catat manual lewat mutasi Keluar. Masukkan lewat Berita Acara (BA) di Work Order โ€” pilih item dari gudang di form BA, dan stok otomatis terpotong + tercatat rapi terhubung ke WO tersebut.

6 Pesan Error & Artinya

PesanArtinya & yang harus dilakukan
Aset berstatus Terpasang โ€” hanya aset Di_Gudang yang bisa di-Deploy Aset masih terpasang di site lain. Return dulu, baru Deploy ke tujuan baru.
Stok tidak cukup: tersisa X, diminta Y Jumlah yang diminta lebih dari stok yang ada. Cek ulang jumlah, atau input Masuk dulu kalau memang ada barang baru belum tercatat.
Gudang tujuan sama dengan gudang asal Transfer harus ke gudang yang berbeda. Kalau cuma mau ganti lokasi di gudang yang sama, tidak perlu Transfer.
Aset sudah Disposed Aset ini sudah diafkir permanen, tidak ada mutasi lain yang bisa dilakukan.

7 Checklist Input Aset Baru

๐Ÿšซ Yang tidak boleh dilakukan Jangan ubah status atau lokasi aset lewat tombol Edit โ€” field itu sudah dikunci. Semua perubahan status/lokasi wajib lewat tombol + Mutasi, supaya riwayat gudang tetap tercatat lengkap dan bisa dilacak siapa mengubah apa & kapan.